Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Parepare kembali menegaskan kiprahnya di tingkat nasional melalui pelaksanaan Yudisium Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diikuti oleh 1.089 guru tertentu lulusan UKPPPG Periode 3 Tahun 2025 dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas sumber daya pendidik dari berbagai daerah di Tanah Air.Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan tertib. Ketua Program Studi PPG Dr. Patahuddin Hakim, S.Pd., M.Pd saat dikomfirmasi menyatakan bahwa 1.089 peserta yang diyudisium merupakan Lulusan UKPPPG Periode 3 Tahun 2025, sebanyak 131 guru mengikuti kegiatan secara luring (offline), sementara 958 peserta lainnya mengikuti secara daring. Para peserta berasal dari latar belakang daerah, budaya, dan jenjang pendidikan yang beragam, mencerminkan cakupan nasional penyelenggaraan PPG oleh FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare.Para guru yang dinyatakan lulus telah melalui rangkaian proses akademik yang panjang, mulai dari seleksi, pembelajaran daring, praktik pembelajaran di sekolah, hingga uji kompetensi sebagai syarat memperoleh predikat guru profesional. Proses tersebut dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sesuai standar nasional pendidikan.Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare Dr. Henny Setiawati, S.Pd., M.Pd, menegaskan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru tidak sekadar berorientasi pada sertifikasi, tetapi merupakan proses pembentukan jati diri pendidik yang profesional dan berkarakter. Lulusan PPG diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan peserta didik.Keberhasilan meluluskan 1.089 guru sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare sebagai penyelenggara PPG berskala nasional. Dengan sistem pembelajaran yang terstruktur, pendampingan intensif oleh dosen, serta evaluasi berkelanjutan, program ini dirancang untuk menghasilkan guru yang kompeten, adaptif, dan inovatif dalam menjalankan tugas di satuan pendidikan masing-masing.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa gelar profesional yang disandang para lulusan merupakan amanah dan tanggung jawab besar. Para guru diminta untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi dalam pembelajaran, serta mengedepankan kepentingan dan kebutuhan peserta didik.
Melalui pelaksanaan yudisium PPG ini, FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare meneguhkan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata dalam mencetak guru profesional lintas daerah. Para lulusan diharapkan dapat menjadi penggerak peningkatan mutu pendidikan nasional serta membawa nilai-nilai keilmuan, integritas, dan kemanusiaan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.