Parepare- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) kembali menegaskan perannya dalam penguatan mutu pendidikan nasional melalui pelaksanaan Yudisium Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap III Tahun 2025. Sebanyak 715 peserta secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan PPG dalam prosesi yudisium yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Saat dikonfirmasi Ketua Prodi PPG FKIP UMPAR Dr. Patahuddin Hakim, S.Pd., M.Pd menyatakan bahwa, Yudisium ini menjadi puncak dari rangkaian proses pendidikan profesi guru yang telah dilalui para peserta, mencakup penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, serta praktik pembelajaran dan evaluasi sesuai standar nasional. Peserta PPG berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan kepercayaan nasional terhadap FKIP UMPAR sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG. Kami berharap ke depan para Guru tidak berhenti sampai disini dalam memperdalam dan meningkatkan potensi diri, namun dapat terus meningkatkan kompetensi untuk terus mencerdaskan para generasi penerus, tutupnya.
Di saat bersamaan, Dekan FKIP UMPAR Dr. Hj. Henny Setiawati, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting untuk meneguhkan jati diri sebagai guru profesional. Ia menekankan bahwa lulusan PPG memiliki tanggung jawab besar dalam membangun karakter dan kualitas generasi bangsa.
“Kelulusan ini adalah hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen para peserta dalam menempuh pendidikan profesi. Kami berharap lulusan PPG FKIP UMPAR mampu menjadi guru yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dekan FKIP menegaskan komitmen fakultas untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan PPG melalui sistem akademik yang terstandar, dukungan dosen profesional, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Sementara itu, Wakil Rektor I UMPAR Prof. Dr. Sriyanti Mistafa, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan PPG Guru Tertentu Tahap III Tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan meluluskan 715 peserta merupakan capaian institusional yang membanggakan sekaligus wujud kontribusi nyata UMPAR dalam mendukung program strategis pemerintah.
“PPG adalah program nasional yang sangat penting dalam memastikan kualitas guru Indonesia. UMPAR, melalui FKIP, berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam mencetak guru profesional yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan bahwa sertifikat pendidik yang diraih harus diiringi dengan komitmen berkelanjutan untuk terus belajar dan mengembangkan diri sesuai tuntutan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan.
Prosesi yudisium berlangsung tertib dan khidmat, diawali dengan pembacaan keputusan yudisium, pengukuhan peserta, serta penyampaian pesan akademik dan etika profesi guru. Suasana haru dan kebanggaan tampak menyelimuti para peserta yang telah melewati proses panjang hingga mencapai kelulusan.
Melalui pelaksanaan yudisium ini, FKIP UMPAR kembali menegaskan eksistensinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan. Ke depan, UMPAR berkomitmen untuk terus mengembangkan program PPG yang berkualitas demi terwujudnya pendidikan nasional yang maju dan berdaya saing.