Perjalanan mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Periode 4 Tahun 2025 di Prodi PPG FKIP Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) bukanlah perjalanan yang mudah. Di balik layar Zoom, tumpukan modul, tugas yang datang bertubi-tubi, serta waktu istirahat yang sering terpotong, tersimpan tekad besar untuk terus melangkah. Bagi sebagian dari kami, PPG dijalani di sela-sela mengajar, mengurus keluarga, bahkan melawan lelah dan ragu yang kerap datang tanpa aba-aba.
Ada hari-hari ketika semangat terasa menipis. Tugas belum selesai, jaringan bermasalah, waktu terasa begitu singkat. Namun di saat itulah kami belajar bahwa menjadi guru bukan hanya tentang mampu mengajar, tetapi tentang kesabaran, komitmen, dan kemampuan untuk bertahan. Dukungan dari dosen, instruktur, dan guru pamong di Prodi PPG FKIP UMPAR menjadi penguat langkah kami—mereka tidak hanya membagikan ilmu, tetapi juga menanamkan keyakinan bahwa kami mampu menyelesaikan setiap tahapan.
PPG mengajarkan kami untuk tidak menyerah pada keterbatasan. Setiap umpan balik, setiap revisi, dan setiap evaluasi membentuk kami menjadi pribadi yang lebih reflektif dan terbuka terhadap perbaikan. Kami belajar menerima kekurangan bukan sebagai kegagalan, melainkan sebagai ruang untuk bertumbuh. Dari proses di Prodi PPG FKIP UMPAR inilah kami memahami bahwa guru sejati adalah mereka yang tidak pernah berhenti belajar.
Kini, ketika perjalanan PPG perlahan mencapai akhirnya, kami menoleh ke belakang dengan rasa syukur. Bukan karena semua berjalan sempurna, tetapi karena kami mampu bertahan dan berkembang. Prodi PPG FKIP UMPAR telah menjadi bagian penting dari kisah ini—tempat kami ditempa, dikuatkan, dan dipersiapkan untuk kembali ke ruang kelas dengan versi diri yang lebih baik. PPG bukan sekadar program, melainkan perjalanan yang mengajarkan arti perjuangan, keikhlasan, dan harapan untuk masa depan pendidikan yang lebih bermakna.
Mitha Azdarani,S.Pd.,Gr
Bidang studi pendidikan matematika
asal sekolah SMP NEGERI SATAP 26 Buton tengah
Sulawesi tenggara, buton tengah